Wednesday, 14 October 2009

Mengenang masa itu..VICTORY!!

Empat tahun yang lalu, kami terpisah, kami berbeda.

Empat tahun yang lalu, kami disatukan dalam perbedaan menjadi sebuah persamaan.

Empat tahun yang lalu, kami memulai makna sebagai manusia dewasa.

Empat tahun yang lalu, kami diperkenalkan dengan empati.

Ah, empat tahun yang lalu.


(para manusia botak sedang di jemur...)
"KALIAN PAHAM!!!"
"Paham mas, lima menit lagi kepala saya jadi martabak.."



(kasihan..Mereka pikir ini pinik??mereka belum tahu seperti apa nasib mereka selanjutnya)
"Say..Cheeeeese.."


(Makan tuh piknik! Jika dilihat, muka mereka sama semua..)
"Mana yang namanya Bijak?? Kamu ya?
"Bukan mas.."
"Kamu yang di belakang?"
"Bukan mas."
"Ah, pasti kamu ini!"
"Bukan.."
"Aaaaaghh saya bingung...muka kalian sama semua!"


(mereka disuruh push-up berantai. Coba lihat, walaupun lagi dihukum, ada juga yang sadar kamera)
"SEMUA PUSH UP!!!"
"eh, liat ada luna maya lewat tuh..."
"Hush, ngawur. Itu bebek. Kamu sedang melihat fatamorgana.."


(selain disuruh push-up, mereka juga disuruh curhat sama pohon..)
"Pohon, tau enggak. badanku susut 10 kilo loh.."



(ada juga yang diikat pakai tisu WC. Catatan : dua korban tersebut bukanlah anak kembar)
"APA KAMU LIAT-LIAT!!!"
"Kok pake tisu WC mas?"
"KALO PAKE ROTI, NANTI DISANGKA ROTI ISI PISANG! PAHAM KAMU??"


(kalau pagi-pagi, mereka saling menyikat gigi. Romantis kan?)
"Kehtgama.gdagn..."
"Lksmfajnsjh..."
"HOI LAGI SIKATAN JANGAN NGOBROL!"


(Saya ingin melawan, tapi enggak jadi karena rame)
"KAMU MAU NGELAWAN!!!"
"Enggak Mas, mau pipis.."


(Hingga malam pun tiba, mereka masih berjuang)
"KAMU TAHU KESALAHANMU APA?"
"Tidak hafal seratus persen angkatan, Mas!"
"Salah!"
"Hah? jadi apa mas?"
"KAMU BARIS DI BARISAN CEWEK! KAMU ENGGAK SADAR KALO BERJAKUN???"


(Ada yang disuruh mijitin..)
"HOOEIK..enak. Tolong bahu satunya.."
"Bahu mas kok aneh?"
"HOI, itu bukan BAHU! Itu Kelek!"


(enggak cuma yang cowok, yang cewek juga...)
"SEMUA MENDUNDUK!!!"
"Siap Mbak!"
"GIWANG SAYA ILANG, TOLONG KALIAN CARI!"


(perkenalkan : GIGIH ADICITA WIJAYA)
"Mas.."
"APA PANGGIL-PANGGIL!"
"Main kuda-kudaan yuk?"


(dalam kepahitan, mereka tetap narsis)


(akhirnya mereka melebur...)
"Awas lho ya kalo enggak senyum!"
"Lho? katanya uda damai mas?"
"Oh iya, saya lupa."



(dan 'e' dari 'elektro' membingkai hati mereka)
"eh, dikepalamu ada ulat bulu gede banget."
"Ini rambut..."
"ooh.."

Empat tahun berlalu, dan mereka mulai memilih jalan hidup dan masa depannya masing-masing.



VICTORY!!!! (^O^)/


_Abie with Love_