Saturday, 17 November 2012

Beda itu indah

Momon : Bams, kamu suka aliran musik apa?
Bams : METAL!! aliran aliran gahar semacam slipknot, yang kalo nyanyi bikin setan ajojing. Kalo lo apa, Mon?
Momon : Ceribel.

Beda.itu.indah.

Mamat : Bro, kalo ente suka cewek yg gimana?
Dodo : Yang kalo senyum bikin waktu berhenti sejenak. Simple-nya, Chelsea Olivia. Kalo lo, Mat?
Mamat : Cowok.

Beda.itu.indah.tapi.....

Joni : Men, model rambut idaman lu apa, Men?
Joko: jon, panggilan 'Men' itu ngehit pas jaman kuda gigit besi. Dan ngomong2 tentang model rambut, gue suka mohawk, maskulin total, Men. eh..ehm. Kalo lo model rambut macam apa?
Joni : Dora d'explorer.

Beda.itu.indah.
 

_abie with love_

Friday, 2 November 2012

Balada Mat Jagal

Di sebuah perkampungan hidup seorang legenda tukang jagal hewan ternak bernama MAT JAGAL. Dari namanya saja sudah menunjukkan bahwa ia bukan tukang bubur. Penampakan fisiknya sangat mendukung mata pencahariannya; badan tegap jumbo, perut bidang kotak-kotak, dan ada tiga codet dengan ukuran yang berbeda. Codet terbesar ia dapat ketika menjagal unta, codet selanjutnya ia dapat ketika menjagal sapi betina, dan codet terkecil ia dapat ketika menjagal ayam ketika ia masih berstatus sebagai trainee.

Kala idul adha tiba, Mat Jagal mendadak banjir order hingga lima kali lipat dari hari biasa. Kadang Mat Jagal berdoa agar setiap hari adalah Idul Adha.

Hari ini, selepas sholat ied Mat Jagal mendatangi tempat eksekusi pertama.

“Elu tau enggak kenapa gue sekarang pake baju merah?” Tanya Mat Jagal penuh jebakan di sela-sela penjagalan.

“Hmm.. karena lagi happening?”

“Ngaco. Karena gue akrab dengan DARAH! Kaya sekarang, gue akan membanjiri tempat ini dengan darah…” Ucap Mat Jagal dengan penuh kesombongan.

“……”

“Sekarang, elu barisin semua kambing dan Sapi. Gue sikat atu-atu..”
Dengan beberapa jurus, semua hewan qurban telah selesai dieksekusi Mat Jagal. Seluruh warga berdecak kagum. Mat Jagal semakin jumawa. Hingga seseorang datang tergopoh-gopoh seperti sedang dikejar banci.

“Mat, Mat…. Hahh… hahh..”

“Kalem, Bro. Ada apa?”

“Komplek sebelah butuh bantuan lo. Udah tiga tukang jagal yang nyoba, tapi gagal semua!”

“Ck, elu nyewa tukang jagal kawe tiga sih. Serahin ke gue, sekali sabet tu hewan qurban langsung jadi daging potong..”

Merasa tertantang, Mat Jagal bergegas menuju komplek sebelah. Di sana ia langsung mendapati tiga orang tukang jagal yang telah berubah wujud menjadi perkedel. Mat Jagal semakin tertantang. Dengan derap langkah meyakinkan ia berjalan melewati kerumunan warga.

“Tenang sodara-sodara, MAT JAGAL datang, masalah hilang! Mana hewan qurbannya?”

“Itu Mat, di dalam gudang.”

“Hah? Di dalam gudang?” Mat Jagal berpikir, pastilah pemilik hewan qurban itu adalah orang yang tajir mampus sehingga hewan qurbannyapun memerlukan perlakuan khusus. Mat Jagal semakin dan semakin tertantang. “Ini menarik, gue masuk ya.”

Lima menit berlalu kemudian Mat Jagal keluar dengan air mata haru. Apakah Mat Jagal berhasil membereskannya sehingga ia merasa bangga akan dirinya? Tapi kalau dilihat dari tampilannya, Mat Jagal berubah. Sebelum masuk Mat Jagal masih rapi jali, tapi begitu keluar dandanannya sebelas dua belas kaya anak STM habis digebugin. 

"Berhasil, Mat?"

Dengan isak tangis Mat Jagal langsung berkoar.

“Berhasil muka lu gepeng! KAMPRET! Kenapa ga bilang kalo hewannya tuh BANTENG?? Lagian siapa sih yang qurban BANTENG??! Heu…”

                                                       (Apa? Apa?)


Happy Idul Adha (walau telat)
_Abie With Love_
 

Monday, 7 May 2012

M I R I S

Beberapa waktu belakangan, saya sering banget ngetwit dengan hastag #miris. Yah, enggak sampe jadi trending topic juga sih, orang follower cuma beberapa biji. Cuma menjadi hal yang menarik aja ketika saya mendapati kenyataan yang mungkin enggak sesuai dengan harapan. Itu bisa terjadi di diri saya, maupun orang di sekitar saya. Singkat cerita, kita tinjau beberapa kasus yang terjadi belakangan ini:

#MIRIS 1.
Sekadar info, gedung tempat saya kerja merupakan gudangnya wanita cantik. Wajarlah ya, namanya juga Bank. Pernah ada seorang karyawati mendatangi cubicle saya. Kalo dideskripsikan, fisik wanita ini memenuhi segala persyaratan untuk menjadi model sabun muka pada sesi 'After'. Beda ama saya yang biasanya jadi model iklan deodoran bagian bulu ketek. 
Sebagai lelaki, saya harus tampil cool dan berwibawa dong di depan beliau, secara dia cantik loh, catet.
Karyawati Cantik :"Misi mas.."
Saya : "Ada yang bisa saya bantu?" * Nada suara diberat-beratin karena menurut survey, suara berat pada pria itu  menunjukkan tingkat machonya seseorang... selain karena flu.
Karyawati Cantik : "Saya mau nanya, Mas".
Aha, sang karyawati datang pada orang yang tepat. Dia bertanya 1, saya akan menjawab 1000. Dengan begitu nilai saya akan bertambah.
Saya : "Bisa mbak, mau nanya apa? saya pasti bakal menjawab". *kepercayaan diri itu perlu sob.
Karyawati  : "Hmm, kalo mau update data suami di mana ya?"
Saya : ......... *ngumpulin pecahan hati yang berserakan. 

#MIRIS 2
Di perusahaan tempat saya kerja, ada dua jenis program management trainee (MT): MT eksternal dan MT Internal. Kalo eksternal itu berasal dari fresh graduate, kalo internal berasal dari pegawai pelaksana yang menginginkan jenjang karir ditataran management. Secara fisik, perbedaan keduanya sangatlah jelas. Eksternal : muda, kisaran usia 22-25 tahun. Internal : udah punya anak tiga. Alkisah saya kebagian ngajar ketika para MT melakukan kunjungan ke Divisi SDM tempat saya gawe.
Saya : "Selamat siang semua. Santai aja ya, enggak usah tegang. Santai, santai. Kita sharing aja di sini." *ungkapan ini biasa digunakan dokter waktu mau nyuntik pasien.
MT : "......"
Saya : "Oke, biar lebih santai. Perkenalan dulu kali ya. Kamu dari internal ya?" *nunjuk salah satu MT.
MT yg ditunjuk : "......"
Saya : "Ya kan? internal kan?"
MT yg ditunjuk : "E-eksternal, mas. Saya kuliah angkatan 2006."
Saya : ..... Ooh.... * Mati gaya

langsung deh saya ngetwit : lahir 86 muka 76 #miris

#MIRIS 3
Udah tau dong kalo saya baru aja ngerilis satu novel? Judulnya Detektif Sekolah. Nah, ketika weekend datang, saya sempatkan untuk maen ke salah satu toko buku terbesar di Jakarta. Ngecek stock ceritanya. Dari jarak yang tidak terlalu jauh, saya melihat beberapa orang remaja yang sedang berdiri di rak Novel. Otak saya berpikir, ini adalah peluang! Secara novel saya ada di rak itu juga.
Saya : "dam.. daradam...dam..." *jalan mendekati rak Novel, kemudian mengambil novel saya sendiri.
Para Remaja : "......." *masih fokus ke buku yang lain.
Saya : "Mppff.... mppff.." *nahan ketawa baca cuplikan buku saya sendiri. "lucu banget nih.."
Para Remaja : "......."
Saya : "Mppff...mpfff.."
Para Remaja : "Eh, cabut yuk, belum ada buku yang bagus!" *dan mereka berlalu.
Saya : "......" *nahan nangis.

Pasti kamu-kamu juga pernah mengalami ke-miris-an dalam hidupmu, atau mungkin hidup orang lain. Ketika kamu mendapati kemirisan di dalam hidupmu, janganlah bermuram durja, cukup ngetwit aja. Ketika kamu mendapati kemirisan di dalam hidup orang lain, jangan ditertawakan, cukup ngetwit aja. Hidup #miris!


Sering Miris
_Abie With Love_


Monday, 9 April 2012

Operasi Gigi Bungsu

Salam 45!

Hari rabu kemaren, saya cabut gigi bungsu loooh..*pamer yang kurang tepat. Buat temen-temen yang kurang tau apa itu gigi bungsu, saya jelasin dikit di sini. Dikit aja ya, kebanyakan bisa mabok.

Berdasarkan beberapa sumber yang saya baca, gigi bungsu adalah gigi geraham terakhir yang tumbuh pas ketika kita dewasa. Masalahnya, kebanyakan itu gigi tumbuhnya diluar nilai-nilai estetika, nabrak-nabrak gigi sebelahnya. Gak tau diri banget ya, padahal kan gigi sebelah juga butuh privacy. Lebih jelasnya lihat gambar berikut.

(lihat gambar 1 dan 2, tumbuhnya abnormal dan maksa banget kan?)

Dari pemantauan saya yang bukan dokter gigi ini, ada beberapa permasalahan yang terjadi ketika gigi bungsu ini tumbuh:
1. Gigi bungsu tumbuh menabrak gigi sebelahnya, dan rasanya SAKIT!
2. Gigi bungsi berlobang, jadi ketika ada makanan yang masuk rasanya SAKIT! *apalagi kemasukan kripik maicih.
3. Paket kombinasi no. 1 dan 2. en Rasanya??? MENURUT LOOOO?

Sialnya, saya kena masalah yang nomor 2. Langkah pertama, saya check up ke Dokter Gigi di Rumah Sakit deket kantor, dan bener aja, Dr. Gigi memvonis saya untuk operasi gigi bungsu. Mendengar itu saya langsung deg-degan. Operasi? Oh No! Mending makan es krim bareng Soyoen T-ara.

(Mau makan es krim bareng saya??)

Ngedenger biayanya, saya tambah deg-degan. Bikin kere cuuy, 2.3 jeti! Kalo dipake buat beli cendol, bisa dibuat nutup lobang ozon. Mending makan es krim bareng Soyoen T-ara (lagi).

(jadi enggak makan es krim nya?)

Pulangnya, saya langsung browsing, cari-cari artikel tentang cabut gigi bungsu. Dan yang saya temukan sangat fantastis sodara-sodara: 8 dari 9 artikel yang saya baca menyatakan bahwa operasi gigi bungsu itu sakitnya kaya digigit Godzilla. Sakit stadium Gorila. Makin ciut aja nyali saya, orang saya kena jarum pentul aja nangis 3 hari.

Tapi saya tak patah arang dong, saya langsung menghubungi senior SMP saya yang udah jadi Dokter Gigi. Dr. Fitri namanya, kak Pipit panggilannya. Apa yang Kak Pipit ceritakan berbeda banget dengan apa yang saya dapet di artikel2 blog orang-orang. Kata Kak Pipit, operasi gigi bungsu itu enggak sakit sama sekali. Nah loh? dia juga ngasih rekomendasi untuk berobat ke klinik tempat ia kerja dulu, disamping Dokter gigi nya ahli, biayanya juga enggak semahal RS depan kantor. Tanpa pikir lama, saya coba aja.


Kak Pipit : Bener loh dim, enggak sakit! Enggak sakit loooh, bener deh enggak sakit! Bener loooh!
Anak yang giginya lagi di obok2 : Eh,bu dokter. FOKUS! gigi saya nih! GIGI SHAYAHHH!!

Minggu 1.
Gigi diperiksa, dikasih obat dan tambalan sementara biar luka di lobang gigi sembuh. Minggu depan operasi, deg-degan mampus.

Minggu 2.
Gigi diperiksa, ternyata lukanya masih ada dan belum sepenuhnya terobati, jadi gigi saya masih terasa sakit. Operasi diundur minggu depan, deg-degan tambah mampus.

Minggu 3.
Tibalah saatnya, operasi telah tiba. Bayangan masa kecil saya yg sedang main bola mendadak muncul. *Enggak nyambung emang. Selama Operasi saya nutup mata, enggak mau tau alat2 apa aja yang dipake Pak Dokter buat ngobok-obok mulut saya. Dan rasanya gimana sodara-sodara? ENGGAK SAKIT SAMA SEKALI. Kak Pipit dirimu benar sekali.


Kak Pipit : Tuh kan, enggak sakiiiiit...
Anak yang giginya lagi di obok2 : GIGI SHAYAHHH!!

Setelah masa operasi, saya bikin evaluasi dan studi banding kecil-kecilan. Kenapa sih 8 dari 9 orang yang operasi gigi bungsu itu sakit? Setelah saya pikir-pikir, kemungkinan mereka melakukan operasi dikala gigi bungsu dalam keadaan sakit. So, teman-teman, kalo mau operasi gigi bungsu, PASTIKAN GIGI KALIAN ENGGAK SAKIT.

Selanjutnya, pasca operasi menghadirkan cobaan sebenarnya. Bukan, bukan rasa sakit karena pengaruh obat bius menghilang ya. Kalo rasa sakit itu sih enggak seberapa, kira-kira rasanya kaya dipukul-pukul Soyoen T-ARA.


(Sini-sini, saya pukul-pukul...)

Cobaan terberatnya adalah: tiap hari makan bubur dan berpisah sejenak dengan gorengan, ayam goreng, pecel lele, iga bakar, dan makanan surga lainnya.

Tapi tenang sobat, itu hanya sementara! itu lebih baik daripada gigi bungsu kalian berlubang! Sekian sharing saya, bagi kamu-kamu yang mau operasi gigi bungsu, jangan takut, Tuhan bersama kalian (kalo kalian beriman).


_Makasih Rekomendasinya Kak Pipit_
Abie With Love






Monday, 2 April 2012

Penampakan Detektif Sekolah

Akhirnya Detektif Sekolah menyebar secara nasional, yah, sebelas dua belas ama tomcat. Bedanya, Detektif Sekolah enggak bikin gatel, cuma bikin beberapa gejala penyakit kulit kronis :p. Oke, saya tampilin beberapa fotonya ya, langsung dari TKP!


(stoknya masih banyak, cukup buat mandi seminggu)



(Ditumpukan buku2 baru ya, Cyiin)


(Sorry, gambarnya rada butek kaya hati akyuuh...)

Buku saya ini bisa di sandera dengan harga Rp. 32.000,- sajahhh!

Ini saya kasih reviewnya sedikit ya, saya copas dari website Bukune:

Tessa, Bams, dan Momon itulah ketiga detektif SMA Pemuda yang menamakan dirinya Detektif TBS (Taman Belakang Sekolah). Sebagai sebuah tim detektif, kombinasi antara Tessa yang kutu buku, bersama Bams dan Momon yang terbilang ‘unik’ memang sangat tidak mencerminkan keseriusan.

Meski demikian, Tessa sebagai penggagas Tim TBS merasa sangat terbantu oleh kedua rekannya itu. Tidak jarang kedua rekan Tessa ini datang dengan membawa bukti-bukti yang mendekatkan tim tersebut kepada para pelaku.

Layaknya detektif profesional, setiap kasus dan misteri menjadi tantangan bagi mereka. Dengan semangat pantang menyerah, ketiga detektif sekolah ini akan selalu siap beraksi sampai kasus selesai. Nggak percaya?

Baca selengkapnya dalam buku Detektif Sekolah yang ditulis oleh Dimas Abi. Novel terbitan Bukuné memang novel detektif, tapi jauh dari kesan menegangkan. Membaca novel ini membuat kamu merasa terhibur. Keseriusan detektif yang satu diimbangi dengan kekonyolan dua detektif lainnya.

Meski mereka jauh dari kesan profesional, namun aksinya sanggup membuat misteri yang masih suram menjadi jelas. Seru, lucu, dan menghibur.


Kemarin saya ngadain kuis kecil-kecilan di twitter @dimasabiaufan, dan ternyata anemo nya lumayan yahud ya. So, ke depan bakal ada kuis-kuis selanjutnya yang asik gokil punya!

DON'T MISS IT!!


Cabut gigi bungsu itu sakit ga sih?
_Abie With Love_

Saturday, 18 February 2012

DETEKTIF SEKOLAH

Salam malam minggu.
(terutama buat yang jomblo)

Detektif Sekolah? Apaan tuh? –mungkin itu pertanyaan yang muncul di benak kamu ketika baca judul postingan kali ini.

Hah? Enggak?
plissss, nanya doooongg... *kasih ceban.



Pasti kamu tahu dong Poirot, yang menembak lebih cepat dari bayangannya (itu Lucky Luke, Bos). Sherlock Holmes, yang dengan kekuatan bulan akan menghukummu (itu Sailor Moon, Bos). Atau detektif conan, yang suka bikin mabok orang dengan peluru biusnya (Itu...eh,bener).

Nah, kini di Indonesia bakal kedatangan satu tokoh detektif lagi yang sebelas dua belas sama tiga detektif yang saya sebutin tadi. Sebelas dua belas kilometer lebih tepatnya. Dialah Detektif TBS, Tim Detektif yang akan mewarnai sebuah serial dengan judul Detektif Sekolah. Tim ini terdiri dari tiga siswa langka yang dilindungi pemerintah, dan ketiganya bertemu di Taman Belakang Sekolah (TBS). Setelah pertemuan itu, hidup mereka mulai menarik. Kasus mulai datang menghampiri mereka, dan mereka mulai beraksi mengumpulkan petunjuk hingga menangkap si pelaku. Sekadar Info, detektif ini tidak ada yang ganteng.

Kaya apa sih bukunya?
Ini dia :

(hati-hati, Pelakunya ada di dekatmu!)

Satu hal yang pasti, Detektif Sekolah menawarkan atmosfer penuh kelucuan dan kekonyolan, karena mereka memang bukan detektif biasa.

Oh ya? Siapa sih yang ngarang?
Ini dia :

(ganteng ya pengarangnya, Myehehehe...)

Kapan sih terbitnya?
Kapan ya?hmmm…. nantikan postingan selanjutnya ^_^



_Abie With Love_
Pelakunya adalah kamu-kamu-kamu!

Monday, 16 January 2012

My new book?

Salam g4ul.

Hari rabu yang lalu, tepatnya ketika otak saya udah ga mau diajak kerjasama buat nulis surat resmi di kantor, tiba-tiba datanglah satu sms membawa kabar gembira. Tokoh utamanya adalah Tata, editor novel saya terdahulu. Kira-kira isi smsnya kaya gini:

'Bi, utang yang kemaren mau di bayar kapan?'

Eh? Maap. Maksudnya yang ini:

'Dimas, kemaren naskah kamu udah diajuin rapat dan disetujui terbit.'

Wow? Padahal beberapa waktu yang lalu saya dan temen-temen baru ngerilis Ohh Lala Ting Ting. Saya juga abis menelurkan satu album foto pribadi pas jaman saya masih jadi cover boy majalah remaja gitu. Tapi remaja marmut.

Anyway, kemaren saya udah ngirim file naskah ke penerbit. Sekarang tinggal ngejalanin proses editing aja. Saya belum bisa share banyak di sini, soalnya masih rada shock nih. Selain karena kabar gembira tentang calon buku saya bakal muncul, saya juga masih shock karena denger kabar TERNYATA TIKA PUTRI UDAH NIKAH??? Patah hati deh....


Oya, judul mentahnya : Taman Belakang Sekolah.

So, sampai jumpa di posting-an selanjutnya ^_^

Masih Shock.
_Abie with love_